Informasi Umum & Statistik Penduduk Tahun 2026
Kepala Desa: Bapak M.Sarpendi
Alamat: Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim
“Terwujudnya Desa Karang Endah yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berbasis Digital dengan Mengedepankan Nilai Gotong Royong serta Kearifan Lokal.”
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi informasi.
Mengembangkan potensi ekonomi desa melalui sektor pertanian, UMKM, dan kewirausahaan masyarakat.
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan literasi digital.
Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan partisipatif.
Meningkatkan pembangunan infrastruktur desa yang merata dan berkelanjutan.
Menumbuhkan semangat gotong royong dan memperkuat nilai sosial budaya masyarakat desa.
Perjalanan & perkembangan Desa Karang Endah
Desa Karang Endah sudah ada semenjak zaman penjajahan Belanda yang sekarang menjadi Desa Karang Endah Selatan. Pada tahun 1928 Belanda meminta tanah kepada Depati Tarum kertamulya untuk membuat Asrama Tentara Belanda dengan sebutan Asrama Palembang 2 (Dua). Tahun 1928 dibangun Asrama Palembang 2 yang sekarang disebut Asrama Yonkav 5 / Serbu Karang Endah. Setelah pendudukan Jepang pada tahun 1942 s/d 1945 yang kita kenal dengan Agresi Pertama dilanjutkan Periode 1945 s/d 1950 yang kita kenal dengan Agresi dua , Pada akhir agresi kedua pemerintah belanda serah terima dengan Pemerintah Republik Indonesia dan Asrama Palembang 2 diserahkan kepada Negara kesatuan Republik Indonesia. Pada saat itu Asrama tentara belanda Menjadi Skwadron Kavaleri . mulailah berdiri Asrama, berangsur – angsur penduduk dari Anggota Tentara atau Pegawai Negeri Sipil mulai membuat tempat tinggal di sekitar asrama dan bercocok tanam yang juga membawa pengikut atau saudara dari berbagai daerah untuk bermukim di Desa Karang Endah ( sekitar Asrama Kavaleri ).
Dusun Karang Endah di sekitar Asrama adalah bagian dari Desa Karang Endah yang sekarang kita kenal dengan nama Karang Endah Selatan .Pada Tahun 1950 di pimpin oleh kriyo yang bernama Bapak Mahusir tinggal di Desa Karang Endah Selatan .Pada Tahun 1950 s/d 1955 disekitar Asrama Kavaleri , penduduknya telah berkembang pesat baik Penduduk lokal atau pendatang dari berbagai daerah yang bermukim dan bercocok tanam sehingga menjadi Dusun Karang Endah.
PadaTahun 1955 s/d tahun 1958 , Bapak Sodri di didampingi istri yang setia Ibu Sulastri telah memimpin Dusun Karang Endah dengan pekerjaannya di PJKA ( Perusahaan Jawatan Kereta Api ) dan namanya diganti Tarub sampai sekarang. Pada tahun 1958 bapak Tarub yang berusia 37 tahun masuk militerisasi Gudmurah dan Jabatan Kepala Dusun dijabat oleh seorang pedagang manisan yang bernama Bpak Sastro, setelah bapak Tarub selesai melaksanakan pendidikan Militerisasi maka beliau mengundurkan diri dari Jabatan Kepala Dusun Karang Endah. Kepemimpinan Bapak Sastro Hanya berlangsung satu tahun saja, hanya menggantikan bapak Tarub selama pendidikan militerisasi.
Pada tahun 1958 s/d 1961 dilanjutkan oleh Bapak Darobi, yang merupakan Purnawirawan Gudmurah. Bapak Darobi di damping oleh seorang istri yang setia yang bernama Paikem.
Pada tahun 1962 s/d 1965 kepemimpinan dilanjutkan oleh Bapak Kisut yang pada saat itu berusia 57 tahun, pekerjaan seorang purnawirawan Gudmurah , Bapak Kisut didampingi istrinya yang setia bernama Ibu Sujirah.
Pada periode 1965 s/d 2001 Kepemimpinan desa Karang Endah dilanjutkan oleh bapak M. Dumin B, pekerjaan wiraswasta dan didampingi oleh istrinya yang setia yang bernama Hasirin.
Pada periode 1977 kepemimpinan dusun diubah menjadi Kriyo, Desa Karang Endah dibagi menjadi dua Desa yaitu :
1. Desa Karang Endah, yang sekarang dikenal dengan nama Desa Karang Endah Selatan
2. Desa Indah Jaya, Desa yang beradadi sekitar Asrama Yonkav 5/ Serbu.
Pada periode 1979 s/d 1980 diadakan pemilihan Kepala Desa yang terdiri dari 3 calon dengan calon sebagai berikut
1. Bapak M. Dumin B dengan Lambang Nanas
2. Bapak Yuni dengan Lambang Pisang
3. Bapak Zainudin dengan Lambang Padi
Pada saat diadakan pencalonan kepemimpinan desa dijabat sementara oleh Pejabat sementara ( PJS )Yaitu Bapak Mat Nasar lebih Kurang selama 3 Bulan. Pada tahun 1980 Pemilihan dimenangkan oleh bapak M Dumin B. dengan lambing nanas dan Desa kembali disatukan menjadi Desa karang Endah meliputi Desa Karang Endah dengan Desa Indah jaya.
Pada periode 1991 s/d 1992 diadakan pemilihan kepala desa yang terdiri dari calon tunggal yaitu Bapak M. Dumin B., pemilihan dimenangkan oleh Bapak M. Dumin B dan melanjutkan kepemimpinan sebagai Kepala Desa Karang Endah . dan pada tahun 2001 Desa Karang Endah kembali dibagi menjadi 2 Desa Yaitu Desa Karang Endah Selatan dan Desa karang Endah , kembali seperti tahun 1997 atas kehendak rakyat.